The translation is temporarily closed for contributions due to maintenance, please come back later.
English Indonesian
Creating Software RAID Membuat RAID Perangkat Lunak
_Redundant arrays of independent disks_ (RAIDs) are constructed from multiple storage devices that are arranged to provide increased performance and, in some configurations, greater fault tolerance. See xref:Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-filesystems[Device, File System and RAID Types] a description of different kinds of RAIDs. _Redundant array of independent disks_ (RAID) dibuat dari beberapa perangkat penyimpanan yang diatur untuk memberikan peningkatan kinerja dan, dalam beberapa konfigurasi, toleransi kesalahan yang lebih besar. Lihat xref:Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-filesystems[Perangkat, Sistem Berkas, dan Jenis RAID] penjelasan tentang berbagai jenis RAID.
A RAID device is created in one step, and disks are added or removed as necessary. One RAID partition per physical disk is allowed for each device, so the number of disks available to the installation program determines which levels of RAID device are available to you. For example, if your system has two hard drives, the installation program will not allow you to create a RAID10 device, which requires 4 separate partitions. Perangkat RAID dibuat dalam satu langkah, dan disk ditambahkan atau dihapus sesuai kebutuhan. Satu partisi RAID per disk fisik diperbolehkan untuk setiap perangkat, sehingga jumlah disk yang tersedia untuk program penginstalan menentukan tingkat perangkat RAID mana yang tersedia untuk Anda. Misalnya, jika sistem Anda memiliki dua hard drive, program penginstalan tidak mengizinkan Anda membuat perangkat RAID10, yang memerlukan 4 partisi terpisah.
This section only explains how to create software RAID with standard (physical) partitions. However, you can also configure LVM volume groups and Btrfs volumes to use RAID and place their logical volumes or Btrfs subvolumes on top of this RAID array. See xref:Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-lvm[Creating a Logical Volume Managament (LVM) Layout] and xref:Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-btrfs[Creating a Btrfs Layout] for instructions on creating RAID in LVM and Btrfs. Bagian ini hanya menjelaskan cara membuat RAID perangkat lunak dengan partisi standar (fisik). Namun, Anda juga dapat mengkonfigurasi grup volume LVM dan volume Btrfs untuk menggunakan RAID dan menempatkan volume logis atau subvolume Btrfs mereka di atas larik RAID ini. Lihat xref:Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-lvm[Membuat Tata Letak Logical Volume Managament (LVM)] dan xref:Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-btrfs[Membuat Tata Letak Btrfs] untuk instruksi tentang cara membuat RAID di LVM dan Btrfs.
Create Software RAID Membuat RAID Perangkat Lunak
The Manual Partitioning screen Layar Pemartisian Manual
anaconda/CustomSpoke_SoftwareRAID.png anaconda/CustomSpoke_SoftwareRAID.png
RAID configuration options are only visible if you have selected two or more disks for installation. At least two disks are required to create a RAID device, and some RAID layouts will require more. Requirements for different types of RAID are described in xref:Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-filesystems[Device, File System and RAID Types]. Opsi konfigurasi RAID hanya terlihat jika Anda telah memilih dua atau lebih disk untuk penginstalan. Setidaknya dua disk diperlukan untuk membuat perangkat RAID, dan beberapa tata letak RAID akan membutuhkan lebih banyak. Persyaratan untuk berbagai jenis RAID dijelaskan di xref:Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-filesystems[Perangkat, Sistem Berkas, dan Jenis RAID].
Follow the procedure below to create software RAID: Ikuti prosedur di bawah untuk membuat RAID perangkat lunak:
Click the `+` button at the bottom of the list showing existing mount points. A new dialog window will open. Klik tombol `+` di bagian bawah daftar yang menunjukkan titik kait yang ada. Jendela dialog baru akan terbuka.
In the new dialog window, specify a mount point for which you want to create a separate software RAID partition - for example, `/`. Optionally, specify a size for the new partition using standard units such as MB or GB (for example, `50GB`). Then, click `Add mount point` to add the mount point and return to the main partitioning screen. Di jendela dialog baru, tentukan titik kait yang ingin Anda buat partisi RAID perangkat lunak terpisah - misalnya, `/`. Opsional, tentukan ukuran partisi menggunakan unit standar seperti MB atau GB (misalnya, `50GB`). Kemudian, klik `Tambahkan titik kait` untuk menambahkan titik kait dan kembali ke layar partisi utama.
When creating a mount point for swap on software RAID, specify the mount point as `swap`. Saat membuat titik kait untuk swap pada RAID perangkat lunak, tentukan titik kait sebagai `swap`.
The mount point has now been created using the default settings, which means it has been created as an LVM logical volume. Select the newly created mount point in the left pane to configure it further, and convert it to a software RAID partition by changing the `Device Type` option to `RAID`. Titik kait sekarang telah dibuat menggunakan pengaturan baku, yang berarti telah dibuat sebagai volume logis LVM. Pilih titik kait yang baru dibuat di panel kiri untuk mengkonfigurasinya lebih lanjut, dan konversikan ke partisi RAID perangkat lunak dengan mengubah opsi `Jenis Perangkat` ke` RAID`.
Choose a RAID type from the `RAID Level` drop-down menu. Available RAID types and their requirements are described in xref:Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-filesystems[Device, File System and RAID Types]. Pilih jenis RAID dari menu tarik-turun `Tingkat RAID`. Jenis RAID yang tersedia dan persyaratannya dijelaskan di xref:Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-filesystems[Perangkat, Sistem Berkas, dan Jenis RAID].
In the `Device(s)` section on the right side of the screen, you can see that the partition has been assigned to several physical disks. Click the `Modify` button to configure on which drives this partition will be created. Di bagian `Peranti` di sisi kanan layar, Anda dapat melihat bahwa partisi telah ditetapkan ke satu atau beberapa disk fisik. Klik tombol `Ubah` untuk mengonfigurasi pada drive mana partisi ini akan dibuat.
In the `Configure Mount Point` dialog, you can specify which physical devices (disks) this partition *may* reside on. You can select one or more disks which will be used to hold this partition by holding down kbd:[Ctrl] and clicking each disk in the list. If you want to make sure that this partition is placed on a specific set of hard drives, select only those drives and unselect all others. Dalam dialog `Konfigurasikan Titik Kait`, Anda dapat menentukan perangkat fisik (disk) mana yang *boleh* berada di partisi ini. Anda dapat memilih satu atau lebih disk yang akan digunakan untuk menampung partisi ini dengan menahan kbd:[Ctrl] dan mengklik setiap disk dalam daftar. Jika Anda ingin memastikan bahwa partisi ini ditempatkan pada sekumpulan hard drive tertentu, pilih hanya drive tersebut dan batalkan pilihan lainnya.
After you finish configuring the partition's location, click `Save` to return to the main `Manual Partitioning` screen. Setelah Anda selesai mengkonfigurasi lokasi partisi, klik `Simpan` untuk kembali ke layar utama `Pemartisian Manual`.
Configure other settings specific to the partition - its `Mount Point`, `Desired Capacity`, and `File System`. Press `Update Settings` to apply any changes to the configuration. Konfigurasikan pengaturan lain khusus untuk partisi - `Titik Kait`, `Kapasitas yang Diinginkan`, dan `Sistem Berkas`. Tekan `Perbarui Pengaturan` untuk menerapkan perubahan konfigurasi.
Repeat this procedure for any additional standard partitions with software RAID you want to create. Ulangi prosedur ini untuk setiap partisi standar tambahan dengan RAID perangkat lunak yang ingin Anda buat.