The translation is temporarily closed for contributions due to maintenance, please come back later.
English Indonesian
Installing Using Anaconda Instalasi Menggunakan Anaconda
This chapter provides step-by-step instructions for installing {PRODUCT} using the [application]*Anaconda* installer. The bulk of this chapter describes installation using the graphical user interface. A text mode is also available for systems with no graphical display, but this mode is limited in certain aspects (for example, custom partitioning is not possible in text mode). Bab ini memberikan petunjuk langkah demi langkah untuk menginstal {PRODUCT} menggunakan penginstal [application]*Anaconda*. Sebagian besar bab ini menjelaskan instalasi menggunakan antarmuka pengguna grafis. Mode teks juga tersedia untuk sistem tanpa tampilan grafis, tetapi mode ini terbatas pada aspek tertentu (misalnya, partisi kustom tidak mungkin dalam mode teks).
If your system does not have the ability to use the graphical mode, you can: Jika sistem Anda tidak memiliki kemampuan untuk menggunakan mode grafis, Anda dapat:
Use Kickstart to automate the installation as described in xref:advanced/Kickstart_Installations.adoc#chap-kickstart-installations[Automating the Installation with Kickstart] Menggunakan Kickstart untuk mengotomatisasi instalasi seperti yang dijelaskan dalam xref:advanced/Kickstart_Installations.adoc#chap-kickstart-installation[Mengotomatisasi Instalasi dengan Kickstart]
Perform the graphical installation remotely by connecting to the installation system from another computer with a graphical display using the _VNC_ (Virtual Network Computing) protocol - see xref:advanced/VNC_Installations.adoc#chap-vnc-installations[Installing Using VNC] Melakukan instalasi grafis dari jarak jauh dengan menghubungkan ke sistem instalasi dari komputer lain dengan tampilan grafis menggunakan protokol _VNC_ (Virtual Network Computing) - Lihat xref:advanced/VNC_Installations.adoc#chap-vnc-installation[Instalasi Menggunakan VNC]
Introduction to Anaconda Pengantar Anaconda
The {PRODUCT} installer, [application]*Anaconda*, is different from most other operating system installation programs due to its parallel nature. Most installers follow a fixed path: you must choose your language first, then you configure network, then installation type, then partitioning, etc. There is usually only one way to proceed at any given time. Installer {PRODUCT}, [application]*Anaconda*, berbeda dari kebanyakan program instalasi sistem operasi lain karena sifatnya yang paralel. Kebanyakan installer mengikuti jalur tetap: Anda harus memilih bahasa Anda terlebih dahulu, kemudian Anda mengkonfigurasi jaringan, kemudian jenis instalasi, kemudian partisi, dll. Biasanya hanya ada satu cara untuk melanjutkan pada waktu tertentu.
In [application]*Anaconda* you are only required to select your language and locale first, and then you are presented with a central screen, where you can configure most aspects of the installation in any order you like. This does not apply to all parts of the installation process, however - for example, when installing from a network location, you must configure the network before you can select which packages to install. Dalam [application]*Anaconda* Anda pertama hanya diminta untuk memilih bahasa dan lokal, dan kemudian Anda disajikan dengan layar utama, di mana Anda dapat mengkonfigurasi sebagian besar aspek instalasi dalam urutan apapun yang Anda suka. Hal ini tidak berlaku untuk semua bagian dari proses instalasi, namun - misalnya, ketika menginstal dari lokasi jaringan, Anda harus mengkonfigurasi jaringan sebelum Anda dapat memilih paket untuk menginstal.
Some screens will be automatically configured depending on your hardware and the type of media you used to start the installation. You can still change the detected settings in any screen. Screens which have not been automatically configured, and therefore require your attention before you begin the installation, are marked by an exclamation mark. You can not start the actual installation process before you finish configuring these settings. Beberapa layar akan dikonfigurasi secara otomatis tergantung pada perangkat keras Anda dan jenis media yang Anda gunakan untuk memulai penginstalan. Anda masih dapat mengubah setelan yang terdeteksi di layar apa pun. Layar yang belum dikonfigurasi secara otomatis, dan karena itu memerlukan perhatian Anda sebelum Anda memulai instalasi, ditandai dengan tanda seru. Anda tidak dapat memulai proses instalasi aktual sebelum Anda selesai mengkonfigurasi pengaturan ini.
Additional differences appear in certain screens; notably the custom partitioning process is very different from other Linux distributions. These differences are described in each screen's subsection. Perbedaan tambahan muncul di layar tertentu; terutama proses partisi kustom sangat berbeda dari distribusi Linux lainnya. Perbedaan ini dijelaskan dalam sub bagian layar.
Consoles and Logging During the Installation Konsol dan Pencatatan Log selama Instalasi
The following sections describe how to access logs and an interactive shell during the installation. This is useful when troubleshooting problems, but should not be necessary in most cases. Bagian berikut ini menjelaskan cara mengakses log dan shell interaktif selama penginstalan. Hal ini berguna ketika memecahkan masalah, tetapi seharusnya tidak diperlukan dalam banyak kasus.
Accessing Consoles Mengakses Konsol
The {PRODUCT} installer uses the [application]*tmux* terminal multiplexer to display and control several windows you can use in addition to the main interface. Each of these windows serves a different purpose - they display several different logs, which can be used to troubleshoot any issues during the installation, and one of the windows provides an interactive shell prompt with `root` privileges, unless this prompt was specifically disabled using a boot option or a Kickstart command. Installer {PRODUCT} menggunakan terminal multiplexer [application]*tmux* untuk menampilkan dan mengontrol beberapa jendela yang dapat Anda gunakan selain antarmuka utama. Setiap jendela ini melayani tujuan yang berbeda - mereka menampilkan beberapa log yang berbeda, yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah apapun selama instalasi, dan salah satu jendela menyediakan prompt shell interaktif dengan hak `root`, kecuali prompt ini secara khusus dinonaktifkan dengan menggunakan suatu opsi boot atau suatu perintah Kickstart.
In general, there is no reason to leave the default graphical installation environment unless you need to diagnose an installation problem. Secara umum, tidak ada alasan untuk meninggalkan lingkungan instalasi grafis default kecuali jika Anda perlu untuk mendiagnosa masalah instalasi.
The terminal multiplexer is running in virtual console 1. To switch from the actual installation environment to [application]*tmux*, press kbd:[Ctrl + Alt + F1]. To go back to the main installation interface which runs in virtual console 6, press kbd:[Ctrl + Alt + F6]. Terminal multiplexer berjalan di konsol virtual 1. Untuk beralih dari lingkungan instalasi aktual ke [application]*tmux*, tekan kbd:[Ctrl + Alt + F1]. Untuk kembali ke antarmuka instalasi utama yang berjalan di konsol virtual 6, tekan kbd:[Ctrl + Alt + F6].
If you choose text mode installation, you will start in virtual console 1 ([application]*tmux*), and switching to console 6 will open a shell prompt instead of a graphical interface. Jika Anda memilih instalasi mode teks, Anda akan mulai di konsol virtual 1 ([application]*tmux*), dan beralih ke konsol 6 akan membuka prompt shell bukan antarmuka grafis.
The console running [application]*tmux* has 5 available windows; their contents are described in the table below, along with keyboard shortcuts used to access them. Note that the keyboard shortcuts are two-part: first press kbd:[Ctrl + b], then release both keys, and press the number key for the window you want to use. Konsol yang menjalankan [application]*tmux* memiliki 5 jendela yang tersedia; isinya dijelaskan dalam tabel di bawah ini, bersama dengan pintasan papan tik yang digunakan untuk mengaksesnya. Perhatikan bahwa pintasan papan tik punya dua bagian: pertama tekan kbd:[Ctrl + b], kemudian lepaskan kedua tombol, dan tekan tombol angka untuk jendela yang ingin Anda gunakan.
You can also use kbd:[Ctrl + b] kbd:[n] and kbd:[Ctrl + b] kbd:[p] to switch to the next or previous [application]*tmux* window, respectively. Anda juga dapat menggunakan kbd:[Ctrl + b] kbd:[n] dan kbd:[Ctrl + b] kbd:[p] untuk beralih ke jendela [application]*tmux* berikutnya atau sebelumnya.
Available tmux Windows Jendela tmux yang Tersedia