English Indonesian
Installing Using VNC Instalasi Memakai VNC
The graphical installation interface is the recommended method of installing {PRODUCT}. However, in some cases, accessing the graphical interface directly is difficult or impossible. Some systems lack the capability to connect a display and a keyboard, making VNC a necessity for manual (non-Kickstart) installations. Antarmuka instalasi grafis adalah metode yang disarankan untuk menginstal {PRODUCT}. Namun, dalam beberapa kasus, mengakses antarmuka grafis secara langsung sulit atau tidak mungkin. Beberapa sistem tidak memiliki kemampuan untuk menghubungkan layar dan keyboard, membuat VNC menjadi kebutuhan untuk instalasi manual (non-Kickstart).
To allow manual installations on _headless systems_ (systems without a directly connected display, keyboard and mouse), the [application]*Anaconda* installation program includes a _Virtual Network Computing_ (VNC) mode which allows the graphical mode of the installation program to run locally, but display on another system connected to the network. The VNC installation provides you with the full range of installation options. Untuk mengizinkan penginstalan manual pada _sistem tanpa kepala_ (sistem tanpa layar, keyboard, dan mouse yang terhubung langsung), program penginstalan [aplikasi]*Anaconda* menyertakan mode _Virtual Network Computing_ (VNC) yang memungkinkan mode grafis program penginstalan berjalan secara lokal , tetapi ditampilkan di sistem lain yang terhubung ke jaringan. Instalasi VNC memberi Anda berbagai pilihan instalasi.
This chapter provides instructions on activating VNC mode on the installation system and connecting to it using a VNC viewer. Bab ini memberikan instruksi tentang mengaktifkan mode VNC pada sistem instalasi dan menghubungkannya menggunakan penampil VNC.
Installing a VNC Viewer Memasang Penampil VNC
Performing a VNC installation requires a VNC viewer running on your workstation or another terminal computer. VNC viewers are available in the repositories of most Linux distributions; free VNC viewers are also available for other operating systems such as Windows. On Linux systems, use your package manager to search for a viewer for your distribution. Melakukan instalasi VNC memerlukan penampil VNC yang berjalan di workstation Anda atau komputer terminal lain. Penampil VNC tersedia di repositori sebagian besar distribusi Linux; penampil VNC bebas juga tersedia untuk sistem operasi lain seperti Windows. Pada sistem Linux, gunakan manajer paket Anda untuk mencari penampil untuk distribusi Anda.
The following VNC viewers are available in {PRODUCT}: Penampil VNC berikut tersedia dalam {PRODUCT}:
[application]*TigerVNC* - A basic viewer independent of your desktop environment. Installed as the [package]*tigervnc* package. [application]*TigerVNC* - Penampil dasar yang independen dari lingkungan desktop Anda. Dipasang sebagai paket [package]*tigervnc*.
[application]*Vinagre* - A viewer for the [application]*GNOME* desktop environment. Installed as the [package]*vinagre* package. [application]*Vinagre* - Penampil untuk lingkungan desktop [application]*GNOME*. Diinstal sebagai paket [package]*vinagre*.
[application]*KRDC* - A viewer integrated with the [application]*KDE* desktop environment. Installed as the [package]*kdenetwork-krdc* package. [application]*KRDC* - Penampil yang terintegrasi dengan lingkungan desktop [application]*KDE*. Dipasang sebagai paket [package]*kdenetwork-krdc*.
To install any of the viewers listed above, execute the following command as `root`: Untuk menginstal salah satu penampil yang tercantum di atas, jalankan perintah berikut sebagai `root`:
# dnf install package
# dnf install nama_paket
Replace _package_ with the package name of the viewer you want to use (for example, [package]*tigervnc*). Ganti _package_ dengan nama paket penampil yang ingin Anda gunakan (misalnya, [package]*tigervnc*).
Procedures in this chapter assume you are using [application]*TigerVNC* as your VNC viewer. Specific instructions for other viewers may differ, but the general principles still apply. Prosedur dalam bab ini mengasumsikan Anda menggunakan [application]*TigerVNC* sebagai penampil VNC Anda. Instruksi khusus untuk penampil lain mungkin berbeda, tetapi prinsip-prinsip umum masih berlaku.
Performing a VNC Installation Melakukan Instalasi VNC
The [application]*Anaconda* installation program offers two modes for VNC installation: _Direct mode_ and _Connect mode_. The modes differ in the way the connection between the server and viewer is established. After you successfully connect, the installation will progress the same way regardless of the mode you used. Program instalasi [application]*Anaconda* menawarkan dua mode untuk instalasi VNC: _Direct mode_ dan _Connect mode_. Kedua mode berbeda dalam cara koneksi antara server dan penampil dibuat. Setelah Anda berhasil terhubung, instalasi akan berjalan dengan cara yang sama terlepas dari mode yang Anda gunakan.
Direct Mode Mode Langsung (Direct)
In this mode, [application]*Anaconda* is configured to start the installation and wait for an incoming connection from VNC viewer before proceeding. While waiting for an incoming connection, the system's IP address and the port on which the installer expects the connection is displayed on the display or console if available; this implies that you need at least a serial console to connect using this mode, but you can work around this limitation if you know the default VNC port and the system's IP address. Dalam mode ini, [application]*Anaconda* dikonfigurasi untuk memulai instalasi dan menunggu koneksi masuk dari penampil VNC sebelum melanjutkan. Sambil menunggu koneksi masuk, alamat IP sistem dan port tempat penginstal mengharapkan koneksi ditampilkan di layar atau konsol jika tersedia; ini menyiratkan bahwa Anda memerlukan setidaknya konsol serial untuk terhubung menggunakan mode ini, tetapi Anda dapat mengatasi batasan ini jika Anda mengetahui port VNC baku dan alamat IP sistem.
Connect Mode Mode Sambung (Connect)
In this mode, the VNC viewer is started on the remote system in _listening mode_. The VNC viewer waits for an incoming connection on a specified port. Then, [application]*Anaconda* is started and the host name/IP address and port number of the viewer are provided using a boot option or a Kickstart command. When the installation begins, the installation program establishes a connection with the listening VNC viewer using the specified host name/IP address and port number. Connect mode is therefore easier to use on systems with no local display or console, but it also may require additional preparation, because the viewer system must be able to accept incoming connections on the specified port, which usually requires changing firewall settings. Dalam mode ini, penampil VNC dimulai pada sistem jarak jauh di _listening mode_. Penampil VNC menunggu koneksi masuk pada port tertentu. Kemudian, [application]*Anaconda* dimulai dan nama host/alamat IP dan nomor port penampil disediakan menggunakan opsi boot atau perintah Kickstart. Ketika instalasi dimulai, program instalasi membuat koneksi dengan penampil VNC yang mendengarkan menggunakan nama host/alamat IP dan nomor port yang ditentukan. Oleh karena itu, mode Connect lebih mudah digunakan pada sistem tanpa tampilan atau konsol lokal, tetapi juga mungkin memerlukan persiapan tambahan, karena sistem penampil harus dapat menerima koneksi masuk pada port yang ditentukan, yang biasanya memerlukan perubahan pengaturan firewall.